Untuk mendapatkan keturunan lebih cepat, tidak sedikit pasangan suami istri menjalani terapi program hamil.Terapi untuk program hamil ada yang berupa non medis, ada juga yang secara medis. Kedua terapi tersebut memiliki peranan penting dalam membantu kehamilan bagi pasangan yang kesulitan hamil. Dari berbagai terapi yang ada tujuan pada umumnya adalah untuk merelaksasi tubuh dan pikiran.

Alternatif mempercepat kehamilan dengan terapi yang berfungsi dalam meningkatkan kesuburan bagi pasangan suami istri ini sudah lama dijadikan pengobatan. Dibandingkan dengan terapi secara medis sejumlah pasangan suami istri lebih memilih terapi alami atau non-medis. Terapi program kehamilan non medis dinilai lebih alami, pasalnya tidak menggunakan obat-obatan kimia.

Tidak hanya itu saja, untuk biaya yang dikeluarkan tidaklah banyak dibandingkan dengan program hamil seperti bayi tabung atau IVF dan inseminasi buatan. Selain membantu merelaksasi tubuh, terapi juga ada yang dilakukan dengan mengandalkan berbagai pengontrolan mengenai asupan nutrisi makanan yang dikonsumsi oleh pasangan suami istri.

Beberapa Terapi Program Hamil untuk Tingkatkan Kesuburan

Bagi Anda yang tertarik untuk melakukan terapi program hamil dengan tujuan meningkatkan kesuburan, berikut ini ada beberapa terapi alami atau non-medis yang bisa dilakukan.

  1. Terapi Diet

Dengan menjalani pola makan yang sehat seperti mengonsumsi karbohidrat, sayuran, dan protein, hal ini belum tentu bisa mendukung kehamilan yang cepat. Dalam menjalani program kehamilan, disarankan untuk pasangan suami istri menjalani diet kesuburan.

Diet kesuburan yaitu mengonsumsi makanan dengan kandungan nutrisi yang baik dengan jumlah tertentu untuk meningkatkan kesuburan. Salah satu makanan yang bisa dikonsumsi yaitu susu dan produk olahan yang menjadi sumber kalsium untuk meningkatkan kesehatan organ reproduksi.

Selain susu, sumber kalsium ini bisa digantikan dengan sayuran hijau, ikan salmon, ikan teri, jus yang kaya akan kalsium, kacang almond, dan tahu. Untuk kesuburan perempuan, perbanyaklah konsumsi makanan dengan sumber protein yang kaya akan zat besi.

  1. Terapi Homeopati

Terapi homeopati dilakukan dengan menggunakan obat-obatan herbal dari tumbuhan atau hewan. Bentuk obatnya bisa bubuk, cair, maupun tablet yang aman dikonsumsi untuk meningkatkan kesuburan dan tidak memiliki efek samping.

Manfaat terapi ini bisa digunakan untuk mengatasi menstruasi yang tidak teratur, jumlah sperma yang rendah, Polycystic Ovary Syndrome (PCOS), disfungsi ereksi, dan berbagai masalah reproduksi baik itu pada laki-laki atau perempuan yang lainnya.

  1. Terapi Akupuntur

Terapi akupuntur bisa bermanfaat dalam menjalani program kesuburan bagi pasangan suami istri. Terapi ini mampu menyeimbangkan energi positif pada tubuh, meningkatkan keberhasilan dalam melakukan transfer embrio, serta mengatasi sindrom ovarium polikistik yang menyebabkan ketidaksuburan.

  1. Terapi Ayurveda

Dalam terapi ayurveda yang berasal dari India, terapi ini hanya berfokus pada pencegahan penyakit untuk membantu kesuburan. Terapi ayurveda dapat mengurangi stress dan kecemasan sehingga hal tersebut bisa meningkatkan terjadinya pembuahan.

  1. Hipnoterapi Kesuburan

Terapi yang satu ini hanya berfokus pada apa yang diinginkan oleh pasien. Tujuannya memperbaiki emosi sehingga pikiran bisa lebih positif untuk mendapatkan kehamilan yang diinginkan. Tahapan yang dilakukan adalah egostate therapy, forgiveness, dan anger release.

Untuk melakukan terapi program hamil diatas, pastikan Anda sudah melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan atau bidan. Pasalnya mungkin untuk sejumlah pasangan suami istri terapi ini tidak bermanfaat sebagaimana mestinya karena tidak cocok dilakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *